Apakah sahabat satwa tahu bahwa tahun 2022 disebut juga dengan tahun Harimau? Menurut zodiak Cina, kucing besar ini dianggap sebagai satwa ikonik yang melambangkan kekuatan dan karisma.

Bali Safari Park, sebagai lembaga konservasi terbesar di Bali memiliki salah satu satwa ini yaitu Harimau Benggala. Simak bersama apa saja fakta menarik kucing besar dari India ini!

harimau benggala

Termasuk Salah Satu Kucing Terbesar Di Dunia

Harimau Benggala merupakan spesies kucing terbesar kedua di dunia setelah Harimau Siberia. Ciri khas yang dimiliki yaitu bulu yang berwarna oranye terang dengan motif garis-garis hitam atau cokelat tua. Habitat mereka tersebar di hutan lebat dan rawa-rawa India, Bangladesh, Bhutan dan Nepal.

Selain itu, mereka memiliki gigi taring terbesar dari semua keluarga kucing. Panjang taringnya bisa mencapai 10 cm. Cakar yang kuat juga memungkinkan mereka memanjat pohon untuk mencari mangsa.

Gemar Berenang

Tidak seperti kucing peliharaan yang membenci air, Harimau Benggala sangat menyukai air dan merupakan perenang andal. Mereka akan berendam ketika cuaca panas, terkadang hal ini juga akan menguntungkan mereka saat mengejar mangsa di air.

Merupakan Satwa Soliter & Predator Nokturnal

Di alam liar, harimau termasuk mamalia yang cenderung suka menyendiri. Mereka biasanya berjalan-jalan sendiri di wilayah teritorialnya. Namun meski begitu, induk harimau selalu menghabiskan waktu dengan anaknya.

Satwa ini juga merupakan predator nokturnal yang suka berburu mangsa di malam hari. Penglihatan mereka di malam hari enam kali lebih tajam dibandingkan manusia.

Auman yang Menyeramkan

Dibandingkan singa, harimau cenderung lebih jarang mengaum. Tetapi apabila mereka mengaum, suaranya akan terdengar begitu keras hingga bisa menakuti mangsanya. Apa sahabat satwa tahu bahwa suara auman mereka bisa terdengar hingga jarak tiga kilometer?

Terancam Punah

Satwa kucing besar ini masuk ke dalam status terancam punah menurut Redlist IUCN. Diperkirakan jumlah satwa ini di alam liar kurang dari 3000 populasi dan terus mengalami penurunan.

Banyak faktor yang membuat satwa ini hampir mengalami kepunahan, antara lain perdagangan satwa illegal, perburuan, kerusakan habitat dan perubahan iklim.

Bali Safari Park pun turut mengupayakan pelestarian Harimau Benggala sehingga sahabat satwa tetap bisa melihat keberadaan mereka. Lihat langsung satwa liar ini hanya di Bali Safari Park!